Turn an Unsold Sculpture into New Hot Items by “Design-Your-Own-Sculpture” Principle

By Batik_Fractal On 03 Apr 2020

In Bali, hundreds of wooden sculpture craftmen has to compete and pursue the latest design to fit with market needs, otherwise tourists won’t buy their merchandise. The problem is, the stock of sculptures that were poorly-designed filled the craftsmen’s warehouse, unsold. Batik Fractal, with jBatik software that able to make 3D-batik design see this case as an opportunity.

In 2011, Batik Fractal made an experiment in Bali to redesign the stock of unsold sculpture. By applying the 3D Batik Fractal design to be carved as an additional decoration, or doing total transforming by using unsold stock as raw material. Batik Fractal also provides training that enables the handicraft business to be done online and interactively, even prospective buyers can design their own sculptures by themselves.

This experiment is very potential to be developed further on a larger and sustainable scale. Read more in this journal: Before Meeting After: Statue of Makeover

Di Bali, ratusan perajin patung kayu bersaing dan harus mengejar perkembangan desain terbaru agar dagangan mereka laku dibeli oleh wisatawan. Masalahnya, stok yang melimpah tidak dibarengi dengan kebaruan desain sehingga banyak gudang masih dipenuhi patung-patung tak laku jual. Batik Fractal, dengan software jBatik yang memungkinkan bentuk desain 3D melihat kasus ini sebagai peluang.

Pada 2011 lalu, Batik Fractal membuat eksperimen di Bali untuk mendesain ulang stok patung yang tidak terjual. Dengan mengaplikasikan desain Batik Fractal untuk dipahat sebagai hiasan tambahan, atau transformasi total yang artinya menggunakan stok patung tak terjual sebagai material mentah untuk dijadikan bentuk baru. Batik Fractal juga memberi pelatihan teknologi yang memungkinkan bisnis kerajinan ini dilakukan secara online dan interaktif, bahkan calon pembeli bisa mendesain sendiri patung mereka.

Eksperimen ini sangat potensial untuk dikembangkan lebih lanjut dalam skala yang lebih besar dan berkelanjutan. Baca selengkapnya di jurnal ini: Before Meets After : Sculpture Makeover

Share this articles :

Impact