Potensi pengembangan batik ditangkap oleh Badan Otorita Borobudur (BOB) yang menggandeng Batik Fractal Indonesia merilis program peningkatan kapasitas fesyen ekraf batik Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar pada Juni 2022 lalu. Program ini dilaksanakan sebab kawasan destinasi wisata Sangiran yang ada di Sragen dan dekat Karanganyar masih termasuk ke dalam zona koordinatif wilayah kerja Badan Otorita Borobudur.
Pengembangan kapasitas fesyen ekraf batik di dua daerah ini diharapkan dapat mendukung pengembangan destinasi wisata Sangiran ini. Selain menggandeng pemerintah daerah, pihak Badan Otorita Borobudur menggandeng tim ahli dari Batik Fractal yang akan bertugas menjadi mentor dan mendampingi peserta dari UMKM batik terpilih mengembangan usaha mereka. Beberapa target yang ingin dicapai adalah peningkatan kapasitas desain motif, pengembangan jenis produk, arsip batik, hingga branding dan manajerial media sosial sebagai usaha untuk menjangkau pasar modern yang lebih banyak mengandalkan kanal daring.
Pengembangan kapasitas fesyen ekraf batik di dua daerah ini diharapkan dapat mendukung pengembangan destinasi wisata Sangiran ini. Selain menggandeng pemerintah daerah, pihak Badan Otorita Borobudur menggandeng tim ahli dari Batik Fractal yang akan bertugas menjadi mentor dan mendampingi peserta dari UMKM batik terpilih mengembangan usaha mereka. Beberapa target yang ingin dicapai adalah peningkatan kapasitas desain motif, pengembangan jenis produk, arsip batik, hingga branding dan manajerial media sosial sebagai usaha untuk menjangkau pasar modern yang lebih banyak mengandalkan kanal daring.
UNDUH KATALOG ARGA PRAGA