1b Artikel BOB-BatikFractal 1 Launching Program

Potensi pengembangan batik ditangkap oleh Badan Otorita Borobudur (BOB) yang menggandeng Batik Fractal Indonesia merilis program peningkatan kapasitas fesyen ekraf batik Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar pada Juni 2022 lalu. Program ini dilaksanakan sebab kawasan destinasi wisata Sangiran yang ada di Sragen dan dekat Karanganyar masih termasuk ke dalam zona koordinatif wilayah kerja Badan Otorita Borobudur.

Hari ketiga, masih di Hotel Solia Yosodipuro, peserta diajak melakukan praktek foto produk indoor dengan arahan dari tim ahli. Menggunakan dua ruangan besar di hotel Solia, peserta melihat dan dapat langsung praktek membuat studio mini, membuat konsep, memilih properti, hingga mengatur pencahayaan yang sesuai untuk membuat foto produk. Di hari ketiga ini, produk yang difoto adalah kategori homewear. Selain produk milik masing-masing, peserta juga mulai memotret koleksi ARGAPRAGA hasil pelatihan. Peserta pelatihan kali ini ada 15 orang yang mewakili kelompok batik dari Kab. Sragen dan Kab. Karanganyar. Sebagian juga mengikuti pelatihan sebelumnya, sementara sebagian lainnya belum. Ini berdasarkan fokus posisi dan pekerjaan mereka di masing-masing rumah batik. Setelah pelatihan indoor ini, kegiatan dilanjutkan oleh tim ahli yang melakukan photoshoot koleksi ARGAPRAGA di dua lokasi yaitu hutan jati di Sragen dan sungai di Karanganyar. Photoshoot ini dilakukan untuk memproduksi katalog produk hasil kolaborasi peserta program Peningkatan Kapasitas Usaha Ekraf Batik yang diberi judul ARGAPRAGA. Selama kegiatan, peserta yang lokasi tinggalnya dekat dengan lokasi kegiatan turut mengikuti, sehingga tahu bagaimana proses produksi foto produk dan katalog secara profesional berlangsung. Pelatihan ini adalah rangkaian terakhir sebelum nantinya kegiatan ditutup dengan pameran akhir dan rilis ARGAPRAGA, jenama kolektif yang menaungi produk kolaborasi peserta.

Pengembangan kapasitas fesyen ekraf batik di dua daerah ini diharapkan dapat mendukung pengembangan destinasi wisata Sangiran ini. Selain menggandeng pemerintah daerah, pihak Badan Otorita Borobudur menggandeng tim ahli dari Batik Fractal yang akan bertugas menjadi mentor dan mendampingi peserta dari UMKM batik terpilih mengembangan usaha mereka. Beberapa target yang ingin dicapai adalah peningkatan kapasitas desain motif, pengembangan jenis produk, arsip batik, hingga branding dan manajerial media sosial sebagai usaha untuk menjangkau pasar modern yang lebih banyak mengandalkan kanal daring.

Pengembangan kapasitas fesyen ekraf batik di dua daerah ini diharapkan dapat mendukung pengembangan destinasi wisata Sangiran ini. Selain menggandeng pemerintah daerah, pihak Badan Otorita Borobudur menggandeng tim ahli dari Batik Fractal yang akan bertugas menjadi mentor dan mendampingi peserta dari UMKM batik terpilih mengembangan usaha mereka. Beberapa target yang ingin dicapai adalah peningkatan kapasitas desain motif, pengembangan jenis produk, arsip batik, hingga branding dan manajerial media sosial sebagai usaha untuk menjangkau pasar modern yang lebih banyak mengandalkan kanal daring.

UNDUH KATALOG ARGA PRAGA