Sehari sebelum pembukaan Rumah Batik, pada 24 Juli 2024, Tim Desainer Motif serta Tim Desainer Fesyen dan Produk melakukan diskusi dan serah terima catatan untuk perbaikan motif-motif batik tiap UMKM. Hari itu, mereka membahas satu per satu motif yang sudah dibuat oleh masing-masing UMKM. Sebelumnya, Tim Desain Fesyen dan Desain Produk telah membuat catatan berisi masukan dan revisi untuk tiap desain UMKM yang sudah dikelompokkan sesuai subtren. 

Revisi ini kemudian menjadi panduan bagi Tim Ahli Desainer Motif untuk memberikan arahan kepada peserta dalam rangkaian pelatihan jBatik selanjutnya. Tim Desainer Motif kemudian mengkurasi kembali catatan revisi ini agar dapat lebih mudah disampaikan dalam kelas. 

Batik Fractal-LPS

Merevisi Motif berdasarkan Subtren

Senin, 29 Juli 2024, pelatihan jBatik advanced Batik Fractal-LPS tahap selanjutnya dimulai dengan tema membuat motif batik dari nol. Untuk memudahkan pendampingan secara lebih intensif, peserta dibagi menjadi empat kelompok sesuai subtren yang telah mereka pilih sebelumnya dalam Kelas Desain Fesyen dan Produk. 

Empat subtren ini adalah: aristocracy, symbiotic, reminiscene, dan borderless. Agar lebih mudah dipahami peserta, Tim Motif telah mendefinisikan keempat subtren ini ke dalam beberapa kata kunci dengan contoh motifnya masing-masing. 

Batik Fractal-LPS

Sepanjang hari tersebut, Tim Ahli Desainer Motif mendampingi peserta untuk merevisi desain motif sesuai masukan dari Tim Desainer Fesyen dan Produk. Setelah itu, pada sesi siang hingga sore, Tim Ahli mendampingi peserta membuat layout batik sesuai ukuran kain atau cap. Pada sesi terakhir, peserta diajak untuk membuat motif batik pada scarf. Layout scarf ini akan digunakan dalam kelas pelatihan praktik membatik pada kelas selanjutnya. Pelatihan membatik ini nantinya akan menjadi pengalaman tersendiri, terutama bagi UMKM yang bukan merupakan produsen batik.

Revisi dan Finalisasi Draft Desain Layout Produksi Desain Koleksi 

Hari kedua pelatihan jBatik advanced Batik Fractal-LPS, Selasa, 30 Juli 2024, ini dibagi ke dalam dua sesi. Pada sesi pagi, peserta diminta untuk menyelesaikan layout scarf untuk kelas praktik membatik. Selanjutnya, pada sesi siang, peserta melanjutkan revisi satu desain motif yang telah dimulai pada hari sebelumnya. Pada akhir hari, peserta menyelesaikan satu motif batik cap didampingi Tim Ahli jBatik. 

Berdasarkan pengamatan Tim Ahli, pada hari tersebut, 28 peserta telah mengumpulkan layout scarf tepat waktu, dengan rincian 20 layout berukuran 150×50 cm dan 14 layout berukuran 100×100 cm. Sementara itu, tujuh UMKM mengumpulkan dua ukuran layout scarf, yaitu 150×50 dan 100×100 cm. Namun, karena ada dua UMKM yang tidak hadir, maka Tim Desainer Motif membuatkan dua layout tambahan sehingga semua layout hitam putih dapat dicetak pada akhir pekan untuk praktik membatik. 

Revisi dan finalisasi draft desain layout ini masih berlanjut pada keesokan harinya, 31 Juli 2024. Pada sesi pagi, Tim Ahli mendampingi  peserta untuk merapikan folder koleksi hasil pelatihan. Selain itu, peserta juga menyelesaikan layout yang mungkin masih belum selesai. Siang harinya, teman-teman UMKM Sukabumi-Cianjur melanjutkan revisi desain motif pertama.

Demikian juga pada hari keempat, 1 Agustus 2024, Tim Ahli masih mendampingi peserta menuntaskan revisi desain motif batik pertama. Peserta yang telah selesai kemudian mulai mengerjakan desain motif batik cap kedua, masih berdasarkan masukan dari Tim Desain Fesyen dan Produk, dengan pendampingan Tim jBatik. 

Pada hari tersebut, hampir seluruh peserta sudah menyelesaikan output pelatihan jBatik tahap dua batch dua. Sebagai tindak lanjut dan penutup dari pelatihan batch ini, Tim Ahli mengajak peserta untuk mempresentasikan makna motif yang sudah mereka buat kepada peserta lain pada keesokan harinya. Untuk itu, mereka perlu mengisikan materi ini pada tautan Google Form yang dibagikan. 

Batik Fractal-LPS
Batik Fractal-LPS
Batik Fractal-LPS
Batik Fractal-LPS

Presentasi Akhir Peserta 

Rangkaian pelatihan jBatik advanced tahap dua batch dua ini tiba pada hari terakhir. Jumat, 2 Agustus 2024, masing-masing peserta diberi kesempatan untuk bergantian melakukan presentasi makna motif yang sudah mereka buat di hadapan peserta lain. Presentasi ini didokumentasikan dan disiarkan secara langsung melalui akun Instagram Batik Fractal agar dapat diakses oleh umum. 

Presentasi ini bertujuan agar peserta dapat menceritakan latar belakang motif yang ia buat dan proses penggalian budaya yang mendasari pembuatan motif. Pemaparan makna motif ini menjadi poin yang penting karena dapat menjadi nilai tambah dan keunikan sebuah kain batik yang akan diproduksi.  Dari sisi komersial, calon konsumen yang menghargai nilai suatu produk juga akan lebih tertarik dan menghargai produk batik yang memiliki latar makna dan nilai budaya.  

Dalam pelatihan kali ini, hampir semua UMKM akan memproduksi batik cap. Hanya ada tiga UMKM yang akan memproduksi batik tulis, yaitu Dahlia Genturan, Simkuring, dan Sukuraga. Secara umum, warna motif batik juga dibatasi menjadi hanya dua warna untuk kepentingan penentuan harga pokok produksi yang lebih efisien. 

Batik Fractal-LPS
Batik Fractal-LPS
Batik Fractal-LPS
Batik Fractal-LPS
Batik Fractal-LPS

Agar UMKM dapat segera mulai memproduksi kain batik koleksi mereka, pada 23 Agustus 2024, Tim Desainer Motif dan Tim Admin kembali ke Sukabumi untuk memberikan kertas kerja kepada UMKM. Kertas kerja ini merupakan versi cetak dari motif yang sudah mereka kerjakan secara digital dengan piranti lunak jBatik.

Batik Fractal-LPS
Batik Fractal-LPS