about us

Batik Fractal is handmade modern batik textile made from conflux between traditional art and technology. We use jBatik software to create latest pattern influenced by our cultural beauty. Since 2007, we actively networked with more than 3000 artisans throughout Indonesia.  We produce our design in its original way; by the hand of ibu-ibu, to finally fulfill your various outfit necessities.

Instead of imprisoning Batik in rigid cultural frame, we believe Batik should keep up with the spirit of time through innovation. Beyond just a fabric, Batik Fractal is an impactful meeting point to resolve the multidimensional challenge in strengthening this heritage. For us, Batik is not just an art or industry, it is where we define our identity.

Batik Fractal adalah batik modern buatan tangan yang lahir dari pertemuan seni tradisi dan teknologi. Kami menggunakan software jBatik untuk menciptakan desain terbaru yang terinspirasi dari ragam budaya yang elok. Sejak 2007, kami telah berjejaring dengan lebih dari 3000 perajin di seluruh Indonesia. Kami memproduksi Batik dalam cara aslinya; dengan tangan ibu-ibu perajin, untuk memenuhi beragam kebutuhan pakaian anda.

Alih-alih mengungkungnya dalam kemahsyuran yang kaku, kami percaya batik bisa mengalir mengarungi zaman lewat inovasi. Lebih dari sekedar kain, Batik Fractal adalah pertemuan tepat guna untuk menjawab tantangan multi-dimensional dalam rangka melestarikan tradisi. Untuk kami, Batik bukan hanya seni atau industri, tapi juga identitas yang harus dihidupi.

Why Us

Batik Fractal is not just a brand, it is an innovation. We passionately transform traditional beauty to latest design through technology to preserve our identity. We intensively do research and linked with many Batik makers to ensure this legacy goes to you and broader opportunity. Every piece of our product contain our spirit to keep Batik alive throughout ages ahead.

Wear what meaningful, wear what impactful.

Lebih dari sekedar merk, Batik Fractal adalah inovasi. Dengan sepenuh hati kami mengubah kecantikan tradisi jadi desain terbaru dengan teknologi untuk memelihara identitas bangsa. Kami secara intensif membuat riset dan berjejaring dengan perajin batik untuk memastikan warisan budaya ini sampai kepada anda dan kemungkinan lain yang lebih luas. Setiap lembar kain produk kami mengandung semangat untuk menjaga batik tetap lestari.

Pakai apa yang bermakna, pakai apa yang berdampak.

WE KEEP IT ORIGINAL

Our technology is modern, but the idea inside is taken from the core of our cultural beauty. We use mathematical algorithm in jBatik software to bring out what is on batik designer mind to ready-to-use pattern. Inspired by various range of culture throughout Indonesia, we make sure that our pattern bring out the nuance of our origin beauty.

Meski teknologi yang kami pakai modern, tapi ide yang menghidupinya diambil dari inti budaya kita yang mempesona. Kami memakai algoritma di software jBatik untuk mewujudkan ide di kepala desainer ke pola siap pakai. Terinspirasi dari beragam budaya di seluruh Indonesia, kami yakin pola-pola kami membawa nuansa keelokan yang otentik.

BEST QUALITY IN THE MARKET

Our design are then produced carefully in traditional way by the hand of our artisans throughout Indonesia. This manual way –of waxing and resist-dyeing in repeat— is usually inherited from generation to generation. We also use best material for the fabric. This combination makes sure the quality of ours is undoubtedly perfect for you.

Pola desain kami kemudian diproduksi dengan sepenuh hati oleh perajin di seluruh Indonesia. Teknik manual ini –membatik dengan lilin dan mewarnai secara tradisional— biasanya diwariskan dari generasi ke generasi. Kami juga memilih bahan-bahan terbaik untuk kainnya. Kombinasi ini memastikan kualitas produk kami sempurna ketika sampai ke tangan anda.

GREAT DURABILITY FOR ITS CLASS

Produced from best material in its original technique and latest design will make our fabric durable through any season and occasion. So technically, we are sure our product last longer even than your interest on wearing it day to day ahead.

Diproduksi dari bahan terbaik dengan teknik asli dan pola batik terbaru membuat produk kami awet melewati banyak musim dan agenda. Secara teknis, kami yakin baju dan kain Batik Fractal awet, bahkan bertahan lebih lama dari rasa penasaran anda.

FINEST GIFT TO YOUR LOVED ONE

Made with strong passion and spirit of our culture, our Batik Fractal is a best choice to express your genuine feelings toward your loved one. From our various products, you could pick suitable item and let them feel your sincerity.

Dibuat dengan sepenuh hati oleh para pewaris kebudayaan Batik, produk kami akan jadi pilihan terbaik untuk mengekspresikan perasaan dan maksud anda pada orang-orang terkasih. Dari banyak pilihan, anda bisa memilih satu dan biarkan kami menghantarkan ketulusan anda.

It'S A BRAND WITH IMPACT

Throughout our journey, we’re not only producing batik for industry purpose. We intensively do research on Batik heritage, we give talk in academic institution and government to pursue further action on sustaining Batik. And most importantly, we directly connected with more than 3.000 batik artisans throughout Indonesia, doing business in an ethical and compassionate way on making this mutual goal comes true.

Sejauh kami melangkah, Batik Fractal tidak hanya memproduksi batik untuk tujuan industri. Kami secara intensif melakukan riset soal warisan Batik, berbicara di institusi akademis dan pemerintahan untuk mendorong aksi lebih lanjut dalam melestarikan batik. Dan lebih penting, secara langsung kami terhubung dengan lebih dari 3.000 perajin di seluruh Indonesia, bekerja sama secara etis dan sepenuh hati untuk mencapai tujuan bersama ini: terus menghidupi batik Indonesia.

PRESS COVERAGE

YOUTUBE BATIK FRACTAL

Intel Visibly Smart presents: Batik Fractal

Semasa kecil, Nancy Magried kerap diajak ayahnya bermain kamera dan pergi berpetualang ke berbagai kota. Kegiatan ini membuatnya mengamati pola dari ragam budaya di Indonesia yang kelak jadi inspirasinya dalam menciptakan desain-desain di Batik Fractal. Ia misalnya, menemukan bahwa tiap daerah punya bentuk khas yang bisa diolah jadi pola batik. Dalam video buatan Intel ini, Nancy Magried juga menceritakan seperti apa proses terciptanya sehelai kain batik dalam produksi Batik Fractal. Saksikan!

As a child, Nancy Magried often played the camera and went on an adventure to various cities with her father. This activity unconsciously give her perspective on cultural diversity in Indonesia that later become a main inspiration of Batik Fractal’s designs. She, for example, found out that each region has a distinctive pattern that can be processed into batik pattern. In this Intel video, Nancy also ells the process of creating a piece of batik cloth in Batik Fractal. Go watch!

TEDxBandung – Nancy Magried – Batik Fractal: Bringing Batik To The New Level

Di panggung TEDxBandung, Nancy Magried memaparkan resep rahasianya untuk memunculkan ide-ide inovatif untuk jadi solusi atas permasalahan di sekitar kita. Ia melihat bahwa dunia ini penuh ide-ide yang belum dieksplorasi. Kuncinya adalah dengan menggabungkan beragam perspektif dan menemukan titik temu baru yang penuh kemungkinan. Batik Fractal contohnya, adalah ide yang lahir dari tiga sahabat dengan latar belakang yang sangat berbeda: public relation, arsitektur, dan matematika.

Tonton video ini untuk melihat bagaimana titik temu antara mereka bisa menciptakan jBatik dan Batik Fractal.

On TEDxBandung stage, Nancy Magried explained her secret recipe to come up with innovative ideas to be solutions to existing problems around us. She saw that the world was full of exciting unexplored ideas. The key is to combine diverse perspectives and find new meeting points that are full of possibilities. Batik Fractal, for example, is an idea born of three friends with very different backgrounds: public relations, architecture, and mathematics.

Watch this video to see how the meeting point between them can create jBatik and Fractal Batik.

Batik Fractal (2014 version)

In this 2014 profile video, Nancy Magried, Muhammad Lukman, and Yun Hariadi explained a lot about Batik Fractal. From their philosophies about batik, innovations they created, to community-based activities as an effort to make Batik Fractal a part of the solution to social problems. In addition to the cooperative established in the Dago Pojok village in Bandung, jBatik technology has been used by more than 1000 batik artisans. All the efforts made by Batik Fractal are to celebrate Indonesian cultural heritage in a way that has never been done before.

Di video profil tahun 2014 ini, Nancy Magried, Muhammad Lukman, dan Yun Hariadi menjelaskan banyak soal Batik Fractal.  Dari mulai filosofi mereka soal batik, inovasi yang mereka ciptakan, hingga kegiatan berbasis komunitas sebagai usaha menjadikan Batik Fractal sebagai bagian dari solusi permasalahan sosial. Selain koperasi yang didirikan di kampung Dago Pojok di Bandung, teknologi jBatik telah digunakan oleh lebih dari 1000 perajin batik. Seluruh usaha yang dilakukan Batik Fractal adalah untuk merayakan warisan budaya Indonesia ini dalam cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Nancy Margried, Batik Fractal

“I think that creativity is when we create solutions to solve problems,” Nancy Magried.

In this coverage of Blackxperience, Nancy Magried explains the production flow that occurs behind the Batik Fractal brand. jBatik uses technology as a design tool. Batik Fractal still us traditional production methods to preserve culture, and also maintaining the quality of production. At the same time, Batik Fractal can be a solution to many problems facing the batik world today.

“Menurut saya kreatif itu adalah ketika kita menciptakan solusi untuk suatu masalah,” – Nancy Magried.

Dalam liputan Blackxperience ini, Nancy Magried menjelaskan alur produksi yang terjadi di balik brand Batik Fractal. jBatik memposisikan teknologi sebagai alat bantu desain. Batik Fractal tetap menggunakan cara produksi tradisional untuk melestarikan budaya, sekaligus menjaga mutu produksi. Di saat yang sama, Batik Fractal bisa jadi solusi atas masalah yang dihadapi dunia batik hari ini.

Podcast Radio Streaming : Friday Mate’s Batik Fractal

Listen to the explanation of Muhamad Lukman from Fractal Batik about their in depth research about Batik. From mathematical principles that surprisingly can be applied in almost all types of batik in Indonesia, to the characteristics of each region, and of course the journey of Batik Fractal until now. In this podcast, Lukman also explained the development of jBatik technology and the possibility of everyone creating their own batik designs. Curious?

Dengar penjelasan Muhamad Lukman dari Batik Fractal menceritakan secara mendalam hasil riset mereka soal Batik. Dari mulai prinsip matematika yang bisa diterapkan di hampir semua jenis batik di Indonesia, hingga karakteristik tiap daerah, dan tentu saja perjalanan Batik Fractal hingga kini. Di podcast ini, Lukman juga menjelaskan perkembangan teknologi jBatik dan kemungkinan setiap orang dalam menciptakan desain batiknya sendiri. Penasaran?

Batik design by algorithm? | Nancy Margried | TEDxUbud

We used to know that technology and traditional are two opposing poles. Both abstruse side by side. Modernity seems to be the enemy of traditional things. This assumption is a challenge when Batik Fractal first introduced their technology. Pros and cons responses of batik’s people in Indonesia must be heard. In the end, Batik Fractal was able to prove that technology has made it possible for Batik to live in a new era. Not just a matter of design, jBatik has brought together crafters with market access, a variety of applications, and many other new possibilities.

Kita biasa tahu bahwa teknologi dan tradisional adalah dua kutub yang saling berlawanan. Keduanya muskil berdampingan. Modernitas seolah-olah musuh bagi hal-hal tradisional. Anggapan ini yang jadi tantangan ketika Batik Fractal pertama kali mengenalkan teknologi ciptaan mereka. Tanggapan pro-kontra dari para pelaku batik di Indonesia harus ditelan. Pada akhirnya, Batik Fractal mampu membuktikan jika teknologi memungkinan Batik hidup dalam zaman yang baru. Tak hanya soal desain, jBatik telah mempertemukan para perajin dengan akses pasar, ragam aplikasi, dan banyak kemungkinan baru lainnya.

Batik Fractal di Big Circle Metro TV 1

This is Batik Fractal’s video when appearing on Kick Andy show on Metro TV. Muhammad Lukman and Yun Hariadi appeared on behalf of Batik Fractal. Together with them, also attended Ben Soebiakto and Billy Boen (founder of Young on Top). In the chat hosted by Andy F. Noya, they discussed Batik Fractal and the creative industry landscape in Indonesia. How does the impact of the presence of these new innovations on existing traditional arts, also the future possibility of this industry when young people inevitably play a role as a mobilizer.

Rekaman tayangan Batik Fractal saat tampil di acara Kick Andy di Metro TV. Dari Batik Fractal tampil Muhammad Lukman dan Yun Hariadi. Bersama mereka juga turut hadir Ben Soebiakto dan Billy Boen (Founder Young on Top). Dalam obrolan yang dipandu Andy F. Noya, mereka membahas Batik Fractal dan lanskap industri kreatif di Indonesia secara mendalam. Bagaimana dampak hadirnya inovasi-inovasi baru ini bagi seni tradisi yang sudah ada, hingga kemungkinan industri ini di hari depan ketika anak muda mau tidak mau berperan jadi penggerak.

Menyulap Matematika menjadi Inovasi Batik Nusantara — GNFI #untukIndonesia

Preserving batik as a traditional art in Indonesia is often hindered by various grips and rigid traditions. Batik Fractal believes the opposite. To preserve batik, young people must be proud of their identity. Philosophy, stories, skills, and production capabilities must be inherited and adapted to the times.

Batik Fractal is an effort to attain that goal. In Batik Fractal, technology is used as a conveyance to going through times. Now, crafters can update their designs with mathematical formulas, and reach the international market. “If not, our traditional arts will only become artifacts on display at the museum,” Nancy Magried said in this video from Good News for Indonesia.

Melestarikan batik sebagai seni tradisi di Indonesia kerap terhalang berbagai pakem dan tradisi kaku. Batik Fractal percaya sebaliknya. Untuk melestarikan batik, anak muda harus dibuat bangga dengan identitas mereka. Filosofi, cerita, serta kemampuan produksi harus terun diturunkan dan disesuaikan dengan zaman.

Batik Fractal adalah usaha untuk mewujudkan cita-cita itu. Di Batik Fractal, teknologi digunakan sebagai alat mengarungi zaman. Kini, perajin bisa memperbarui desain mereka dengan rumus matematika, dan menjajal pasar internasional. “Kalau tidak, seni tradisional kita hanya akan jadi artefak yang dipajang di museum,” ujar Nancy Magried di video dari Good News For Indonesia ini.

NET5 – Batik Fraktal

What is the relationship between mathematics and batik?

Mathematics, actually not only used to count. The logic of number calculation could be the principle for creating new batik patterns using technology. Watch the coverage of NET TV about Batik Fractal in this video.

Apa hubungan matematika dan batik?

Matematika, sebenarnya tak hanya digunakan untuk berhitung. Logika perhitungan angka ini bisa jadi prinsip untuk menciptakan pola batik baru dengan menggunakan teknologi. Saksikan liputan NET TV soal Batik Fractal di video ini.

Batik Fractal – Indonesia Innovates

The increasing number of young people who do not know their own culture, including being reluctant to use batik, which is their ancestral heritage, is actually a problem in context of Indonesia traditional art scene. If there’s no young generation interested in batik, batik could end up being an artifact in a museum and be forgotten. The technology created by Batik Fractal was made as a bridge for young people who are familiar with technology and the internet, with batik as an Indonesian traditional art. What can be created from this collaboration?

Banyaknya anak muda yang tak mengenal budaya mereka sendiri, termasuk enggan menggunakan batik yang adalah seni warisan leluhur mereka jadi kekhawatiran. Jika tak ada generasi muda yang tertarik dengan batik, bisa jadi batik berhenti jadi artefak di museum yang lama-lama dilupakan. Teknologi ciptaan Batik Fractal dibuat sebagai jembatan bagi anak muda yang akrab dengan teknologi dan internet, dengan batik sebagai seni tradisi Indonesia. Apa yang bisa tercipta dari pertemuan ini?

Nancy Margried: Empowering the Indonesian Batik community

Batik is never just a piece of cloth, its beyond. In each of it, there are stories from ancestors that were passed down, there were prayers from the elders. This valuable heritage is now in danger of being unsustainable due to numerous obstacles. Dead-end design, non-widespread marketing, and old-fashioned assumptions by young people are some of the main problems.

In this session, Nancy Magried described the journey of batik artisans and their exploration of Wahyu Tumurun’s motives with jBatik. Batik Fractal is exist a real effort that can be accessed by everyone to preserve Indonesian culture and solve various problems.

Batik tak pernah hanya sekedar kain. Dalam setiap helainya, ada cerita dari leluhur yang diwariskan, ada doa-doa dari tetua. Warisan yang sangat berharga ini kini terancam tidak lestari karena banyaknya halangan. Desain yang buntu, pemasaran yang tak meluas, serta anggapan kuno oleh anak-anak muda adalah beberapa masalah utama.

Dalam sesi ini, Nancy Magried menceritakan perjalanan perajin batik dan eksplorasinya terhadap motif Wahyu Tumurun dengan jBatik. Batik Fractal adalah usaha nyata yang bisa diakses semua orang untuk melestarikan budaya Indonesia.

Seragam Batik Solo Kalinggo Batik dan Batik Fractal

Sunu Kalinggo, one of the batik crafters from Solo, told about his journey using jBatik software from Batik Fractal. With the help of this software, his business is growing. At the same time, he also helps preserve the art of hereditary heritage which is preserved in his family. Now, in just a few days time he has been able to create a new pattern with the unique identity of the region. The design has also been developed and applied to various products.

At present, Batik Fractal has been connected with more than 3,000 batik artisans throughout Indonesia. Batik Fractal is very happy to be part of the development of the batik world.

Sunu Kalinggo, salah satu perajin batik asal Solo menceritakan perjalanannya menggunakan software jBatik dari Batik Fractal. Dengan bantuan software ini, bisnisnya berkembang. DI saat yang sama, ia juga turut melestarikan seni warisan yang turun-temurun dipelihara di keluarganya. Kini, dalam waktu beberapa hari saja ia sudah bisa menciptakan motif baru dengan identitas khas dari daerahnya. Desainnya juga berkembang dan diaplikasikan ke berbagai produk.

Saat ini, Batik Fractal telah terhubung dengan lebih dari 3.000 perajin batik di seluruh Indonesia. Batik Fractal sangat senang bisa menjadi bagian dari perkembangan dunia batik.